Korean BBQ atau Gogigui dalam bahasa Korea, memiliki sejarah yang panjang di Korea. Awalnya, makanan panggang ini hanya dimakan oleh kalangan elit dan bangsawan Korea pada zaman kuno. Namun, pada akhir abad ke-19, Korean BBQ mulai populer di kalangan masyarakat umum.
Dalam sejarahnya, Korean BBQ berasal dari tradisi pemanggangan daging yang dilakukan di rumah atau di luar ruangan dengan menggunakan api terbuka. Daging yang dipanggang umumnya adalah daging sapi atau daging babi, yang diiris tipis dan kemudian direndam dalam saus yang kaya rasa.
Namun, teknik memanggang daging dengan api terbuka ini seiring waktu berubah menjadi teknik memanggang dengan menggunakan alat khusus yang dirancang khusus untuk Korean BBQ, seperti grill atau panci tembaga yang disebut Samgyeopsal-pan.
Pada zaman kuno, orang Korea telah memakan daging panggang dalam perayaan dan upacara, seperti perayaan panen dan acara keagamaan. Pada masa Dinasti Goryeo (918-1392), daging panggang dipanggang di atas panggangan batu dan disajikan dengan nasi dan sayuran.
Pada zaman Dinasti Joseon (1392-1910), cara memasak daging panggang mulai berubah. Panggangan batu digantikan dengan alat pemanggang logam yang lebih modern, dan masyarakat mulai menikmati daging panggang secara lebih casual dalam kehidupan sehari-hari.
Di Korea, Korean BBQ menjadi sangat populer pada tahun 1940-an dan 1950-an, ketika banyak tentara Amerika yang datang ke Korea selama Perang Korea dan membawa pengaruh budaya Barat ke Korea. Mereka membuka restoran-restoran yang menyajikan Korean BBQ, dan makanan ini semakin populer di kalangan masyarakat Korea.
Korean BBQ kemudian menjadi salah satu makanan yang sangat populer di Korea dan juga di seluruh dunia. Hingga saat ini, Korean BBQ masih menjadi hidangan yang disukai oleh banyak orang, baik di Korea maupun di luar negeri. Makanan ini telah berevolusi dari hanya daging sapi atau babi, menjadi pilihan daging atau bahan lain yang disajikan dengan cara panggang yang khas dan diakui sebagai salah satu kuliner Korea yang paling terkenal dan lezat.
Salah satu jenis Korean BBQ yang terkenal adalah Galbi, yaitu potongan daging sapi atau babi yang diiris tipis dan direndam dalam saus asin-manis sebelum dipanggang. Daging ini biasanya disajikan dengan sayuran seperti selada, mentimun, dan lada hijau, serta banchan atau hidangan pembuka khas Korea seperti kimchi, acar sayuran, dan tahu goreng.
Ada juga jenis Korean BBQ yang lebih ringan seperti Samgyeopsal, yaitu potongan daging babi yang diiris tipis dan tidak direndam dalam saus. Daging ini biasanya disajikan dengan sayuran seperti bawang putih dan mentimun, serta saus ssamjang yang pedas.
Memanggang Korean BBQ adalah seni yang membutuhkan teknik yang benar untuk mendapatkan hasil yang sempurna.
Berikut adalah cara memanggang Korean BBQ yang benar:
Siapkan panggangan dan bahan-bahan. Pastikan bahwa panggangan dalam keadaan bersih dan dipanaskan terlebih dahulu sebelum memulai memanggang. Bahan-bahan seperti potongan daging, sayuran, dan saus harus sudah disiapkan dan siap untuk dipanggang.
Potong daging dengan ukuran yang tepat. Potong daging kecil dan tipis agar mudah dimasak dan merata. Potongan daging yang terlalu tebal dapat membuat daging masih mentah di bagian dalam dan terlalu garing di bagian luar.
Letakkan potongan daging yang sudah dipotong tipis di atas panggangan yang telah dipanaskan. Pastikan daging tidak menempel satu sama lain dan cukup terpisah agar dapat matang dengan merata.
Panggang hingga matang. Ketika memanggang, pastikan untuk membalik potongan daging secara teratur agar matang dengan merata di kedua sisi. Jangan membiarkan daging terlalu lama di atas panggangan, sehingga tidak menjadi terlalu kering.
Setelah daging matang, letakkan potongan daging di atas piring dan sajikan dengan saus yang sudah disiapkan sebelumnya, serta nasi dan sayuran sebagai pelengkap. Korean BBQ biasanya dimakan dengan cara membungkus daging dalam selembar daun selada, lalu ditambahkan dengan banchan atau hidangan pembuka khas Korea seperti kimchi, acar sayuran, atau tahu goreng.
Selain itu, saat memanggang Korean BBQ, pastikan untuk menjaga kebersihan panggangan dan tangan Anda. Jangan lupa untuk mencuci tangan sebelum dan setelah memegang daging untuk menghindari penyebaran kuman dan bakteri.