MENGENAL LEBIH DEKAT RAIHAN ALIYANSYAH, DUTA POLIMEDIA DARI JURUSAN PARIWISATA: KISAH INSPIRATIF MAHASISWA YANG SIAP MEWAKILI KAMPUS

Industri pariwisata merupakan salah satu sektor ekonomi yang sangat penting bagi banyak negara di seluruh dunia. Industri ini berkembang pesat seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke berbagai destinasi wisata di seluruh dunia. Pariwisata juga memberikan banyak manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat setempat, seperti peningkatan pendapatan, penciptaan lapangan kerja, dan pemajuan budaya.

Pariwisata juga melibatkan berbagai pihak, seperti pemerintah, pelaku bisnis, masyarakat setempat, dan wisatawan. Untuk mengembangkan industri pariwisata yang berkelanjutan, semua pihak harus bekerja sama dan saling mendukung.

Salah satu tantangan terbesar dalam industri pariwisata adalah menjaga kelestarian lingkungan dan budaya setempat. Kegiatan pariwisata yang tidak berkelanjutan dapat merusak lingkungan dan budaya yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. Oleh karena itu, pemerintah dan pelaku bisnis pariwisata harus mengambil tindakan yang bertanggung jawab untuk menjaga kelestarian lingkungan dan budaya setempat.

Industri pariwisata juga memiliki dampak sosial yang besar. Kehadiran wisatawan dapat membawa manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat, seperti peningkatan pendapatan dan penciptaan lapangan kerja. Namun, kehadiran wisatawan juga dapat menyebabkan ketegangan sosial dan konflik budaya, terutama jika tidak diatur dengan baik.

Teknologi memainkan peran penting dalam industri pariwisata. Dalam era digital, teknologi telah membantu memudahkan proses perjalanan dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi wisatawan. Penggunaan teknologi juga dapat membantu mengelola industri pariwisata secara lebih efisien dan berkelanjutan.


Pekerja industri pariwisata merupakan salah satu elemen penting dalam industri pariwisata yang berkembang pesat di seluruh dunia. Pekerja ini berperan dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan, menjaga kebersihan dan keamanan tempat wisata, serta membantu menjaga kelestarian lingkungan dan budaya setempat.

Pekerja industri pariwisata dapat berasal dari berbagai bidang, seperti transportasi, akomodasi, restoran, atraksi wisata, dan masih banyak lagi. Kebanyakan pekerja di industri pariwisata adalah pekerja non-terampil, seperti pelayan restoran, petugas kebersihan, dan petugas parkir. Namun, ada juga pekerja terampil, seperti chef, pemandu wisata, dan pilot.

Meskipun pekerjaan di industri pariwisata mungkin terlihat sederhana, tapi sebenarnya pekerjaan ini sangat menuntut keterampilan dan pengetahuan yang baik. Pekerja di industri pariwisata harus mampu berkomunikasi dengan baik, memiliki pengetahuan yang cukup tentang tempat wisata, dan mampu memberikan pelayanan yang ramah dan profesional kepada wisatawan.

Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta kini menghadirkan jurusan Pariwisata. Jurusan pariwisata memiliki banyak manfaat bagi mahasiswa yang memilih untuk mengambilnya salah satunya menawarkan banyak peluang karir yang luas, seperti menjadi pemandu wisata, manajer hotel, konsultan pariwisata, atau bahkan menjadi pengusaha di industri pariwisata. Hal ini memberikan fleksibilitas dan kesempatan untuk mengeksplorasi berbagai jenis pekerjaan dalam industri pariwisata.

Jurusan pariwisata membuka peluang untuk menjelajahi dunia dengan bekerja di berbagai destinasi wisata. Sebagai pemandu wisata atau manajer hotel, Anda dapat bekerja di berbagai tempat yang menarik seperti pantai, gunung, dan kota-kota besar di seluruh dunia.

Mahasiswa jurusan pariwisata akan terampil dalam berkomunikasi dengan orang-orang dari berbagai latar belakang dan budaya. Jurusan ini juga akan membantu dalam mempelajari bahasa baru yang berguna dalam bekerja di industri pariwisata yang multikultural.

Industri pariwisata membutuhkan orang-orang yang kreatif dan inovatif dalam mengembangkan program dan produk pariwisata yang menarik. Jurusan pariwisata dapat membantu mengasah kemampuan kreatifitas mahasiswa untuk menciptakan program pariwisata yang inovatif dan menarik.

Jurusan pariwisata memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mempelajari tentang berbagai destinasi wisata dan aktivitas yang dapat dilakukan di tempat-tempat tersebut. Hal ini dapat membantu meningkatkan pengalaman wisata mereka sendiri dan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang keindahan dan kekayaan budaya di berbagai negara.

Industri pariwisata berperan penting dalam ekonomi global dan nasional. Jurusan pariwisata dapat membantu mahasiswa memahami cara industri ini berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan memberikan pemahaman tentang pentingnya pelestarian lingkungan dan budaya dalam industri ini.

Jurusan ini memberikan kesempatan untuk membangun jaringan profesional dengan orang-orang di industri pariwisata. Mahasiswa dapat menghadiri seminar, konferensi, dan acara pariwisata lainnya untuk bertemu dengan para profesional di industri ini.

Polimedia menghadirkan dua program studi yaitu Perhotelan dan Seni Kuliner. Program studi Perhotelan di Polimedia adalah program studi yang menawarkan pendidikan vokasional dalam bidang perhotelan. Program ini dirancang untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis yang dibutuhkan untuk bekerja di industri perhotelan, termasuk manajemen hotel, pelayanan tamu, dan operasi kamar.

Selama kuliah, mahasiswa akan mempelajari berbagai mata kuliah seperti manajemen operasi hotel, manajemen keuangan perhotelan, manajemen pemasaran perhotelan, manajemen sumber daya manusia perhotelan, dan sebagainya. Selain itu, mahasiswa juga akan dilatih dalam keterampilan praktis seperti tata boga, housekeeping, front office, dan pelayanan tamu.

Setelah lulus, lulusan program ini dapat bekerja di berbagai posisi dalam industri perhotelan, termasuk manajer hotel, manajer restoran, kepala bagian housekeeping, kepala bagian pelayanan tamu, kepala bagian keuangan, dan sebagainya.

Sedangkan program studi Seni Kuliner di Polimedia adalah program studi yang mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi ahli dalam mengolah dan memasak makanan dan minuman dengan berbagai teknik dan keterampilan khusus.

Selama studi, mahasiswa akan mempelajari berbagai macam resep dan teknik memasak dari berbagai masakan tradisional maupun internasional. Selain itu, mereka juga akan mempelajari tentang bahan-bahan makanan dan bagaimana cara memilih, memproses, dan menyimpannya dengan baik.

Selain keterampilan memasak, mahasiswa juga akan belajar tentang manajemen restoran dan bisnis kuliner, sehingga mereka dapat mengelola dan mengembangkan bisnis kuliner mereka sendiri di masa depan. Program studi jurusan seni kuliner di Polimedia juga akan memberikan mahasiswa kesempatan untuk magang di restoran, hotel, atau perusahaan makanan untuk memperoleh pengalaman praktis dalam bidang kuliner.

Prestasi mahasiswa adalah salah satu hal yang sangat dihargai di dunia pendidikan. Prestasi tersebut bisa berupa pencapaian akademik maupun non-akademik. Mahasiswa yang mampu mencapai prestasi yang baik selama perkuliahan dapat menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi dan keterampilan yang baik, serta kemampuan untuk berprestasi di masa depan. Prestasi mahasiswa juga dapat memberikan manfaat besar bagi institusi pendidikan. Prestasi mahasiswa dapat meningkatkan reputasi perguruan tinggi, mempromosikan program studi tertentu, dan membantu perguruan tinggi menarik lebih banyak siswa yang berkualitas. Oleh karena itu, banyak institusi pendidikan yang mendorong mahasiswa untuk berprestasi dan memberikan dukungan untuk mencapai prestasi akademik dan non-akademik.

Prestasi itu bisa berupa duta kampus atau seseorang yang ditunjuk untuk mewakili perguruan tinggi di acara-acara dan kegiatan-kegiatan tertentu. Seorang duta kampus harus mempunyai keterampilan komunikasi yang baik, memiliki pengetahuan tentang institusi dan program studi, serta dapat menginspirasi orang lain. Mahasiswa jurusan pariwisata yang menjadi duta kampus dapat membantu meningkatkan reputasi jurusan dan mempromosikan industri pariwisata secara keseluruhan.

Menjadi duta kampus merupakan suatu kehormatan dan tanggung jawab yang besar. Sebagai duta kampus, seseorang harus mampu menjadi representatif dari kampus tempatnya belajar, dan mengemban tugas sebagai perwakilan yang dapat menjembatani antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat.

Untuk menjadi seorang duta kampus, seseorang harus memiliki kriteria tertentu, seperti keahlian dalam berbicara di depan umum, kepribadian yang baik, dan kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik. Selain itu, seorang duta kampus juga harus memiliki dedikasi dan komitmen yang tinggi terhadap kampus.

Sebagai duta kampus, tugasnya bukan hanya sekadar mewakili kampusnya di berbagai acara, tetapi juga harus mampu mempromosikan dan memperkenalkan berbagai program yang ada di dalamnya. Duta kampus harus menjadi contoh yang baik bagi mahasiswa lainnya, dengan tetap mematuhi aturan dan nilai-nilai. 

Menjadi seorang duta kampus bukanlah suatu hal yang mudah, tetapi merupakan suatu pengalaman yang sangat berharga. Selain dapat memperluas wawasan dan keterampilan berkomunikasi, menjadi duta kampus juga dapat menjadi modal penting bagi karir seseorang di masa depan.

Seorang Duta Polimedia berasal dari Jurusan Pariwisata Program Studi Perhotelan bernama Raihan Aliyansyah. Ia merupakan mahasiswa semester 4 yang kini terpilih mewakili Polimedia sebagai Duta Kampus bersama pasangannya yakni Hayga Saydina Qolbi dari jurusan Penerbitan.

Dalam wawancara (12/5/23) bersama Raihan atau yang biasa dipanggil Ali, ia menceritakan bagaimana pengalamannya menjadi duta kampus. Hal yang mendorong Ali untuk menjadi duta kampus adalah ingin merepresentasi program studinya yang terbilang baru, yakni Perhotelan. 

Ali sendiri memang sudah memiliki banyak prestasi, ia pernah menjadi Duta Generasi Berkeluarga. Ali juga aktif di bidang olahraga yaitu basket dan di bidang musik.

Pengalaman yang paling berharga selama menjadi duta kampus adalah saat dimana ia menjadi MC di acara Polimedia Open House yang dihadiri oleh kepala sekolah dan guru BK di seluruh Jabodetabek. 

Sebagai duta kampus, mahasiswa perhotelan akan memiliki kesempatan untuk mengembangkan keterampilan interpersonal dan komunikasi yang kuat. Dengan berinteraksi dengan berbagai pihak, seperti dosen, mahasiswa dari program studi lain, dan tamu yang mengunjungi kampus, mahasiswa akan belajar untuk berkomunikasi dengan efektif dan membangun hubungan yang positif dengan orang-orang dari berbagai latar belakang.

Selain itu, menjadi duta kampus juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa perhotelan untuk memperluas jaringan profesional mereka. Dengan bertemu dengan tamu dari berbagai industri dan bidang, mahasiswa dapat membangun hubungan yang dapat membantu mereka dalam mencari pekerjaan di masa depan atau bahkan membuka pintu bagi kesempatan kolaborasi.

Tugas sebagai duta kampus juga dapat membantu mahasiswa perhotelan memahami industri perhotelan secara lebih baik. Melalui berbagai acara dan kegiatan yang mereka hadiri, mahasiswa dapat mempelajari tren terbaru di industri, memahami standar kualitas yang diterapkan, dan mendapatkan wawasan tentang berbagai aspek bisnis perhotelan.

Menjadi duta kampus juga dapat memberikan kesempatan bagi mahasiswa perhotelan untuk mempromosikan program studi mereka. Dengan menghadiri acara-acara di luar kampus dan berinteraksi dengan masyarakat, mahasiswa dapat memperkenalkan program studi perhotelan dan menarik minat calon mahasiswa untuk bergabung dengan program tersebut.

Ali memberikan saran untuk para mahasiswa yang ingin menjadi duta kampus selanjutnya bahwa untuk menjadi duta kampus yang sukses, seseorang harus tetap menjadi diri sendiri.

Ali menjelaskan bahwa menjadi duta kampus bukanlah tentang berpura-pura menjadi orang yang sempurna atau meniru orang lain. Sebaliknya, menjadi duta kampus yang sukses membutuhkan seseorang yang mampu menunjukkan keunikan dan kepribadian mereka sendiri. Dalam hal ini, seseorang harus memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan mampu menunjukkan potensi terbaik mereka.